UE Lakukan Investegasi, TikTok Dianggap Berpotensi Langgar UU Layanan Digital


 UE Lakukan Investegasi, TikTok Dianggap Berpotensi Langgar UU Layanan Digital

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Badan eksekutif UE, Komisi Eropa, membuka proses resmi penyelidikan terhadap TikTok untuk mengetahui apakah platform video pendek dari China itu melanggar aturan konten online, termasuk untuk memastikan perlindungan terhadap anak-anak.

Thierry Breton, komisaris UE untuk pasar internal, mengatakan penyelidikan dilakukan karena ada potensi pelanggaran Undang-Undang Layanan Digital (DSA). Investegasi mencakup verifikasi usia dan pengaturan privasi default yang digunakan untuk akun anak-anak.

“Sebagai platform yang menjangkau jutaan anak-anak dan remaja, TikTok harus sepenuhnya mematuhi DSA dan memiliki peran khusus melindungi anak di bawah umur secara online,” kata Breton seperti dikutip The Guardian.

“Kami meluncurkan proses resmi pelanggaran ini untuk memastikan bahwa tindakan proporsional diambil untuk melindungi kesejahteraan fisik dan emosional generasi muda Eropa. Kita tidak boleh menyia-nyiakan upaya untuk melindungi anak-anak kita,” tambahnya.

Perusahaan yang melanggar DSA menghadapi ancaman denda hingga 6% dari omset globalnya. TikTok, yang tidak mempublikasikan pendapatannya, dimiliki oleh perusahaan teknologi Tiongkok, ByteDance.

TikTok mengatakan pihaknya akan terus bekerja sama dengan para ahli dan industri untuk menjaga generasi muda tetap aman menggunakan platformnya dan berharap dapat menjelaskan pekerjaan ini secara rinci kepada Komisi Eropa.

“TikTok telah memelopori fitur dan pengaturan untuk melindungi remaja dan menjauhkan pengguna di bawah 13 tahun dari platform ini. Hal seperti ini adalah masalah yang dihadapi seluruh industri,” kata juru bicara TikTok.

Investigasi TikTok menandai investigasi DSA kedua, setelah platform media sosial Elon Musk X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, juga menjadi subjek penyelidikan resmi oleh Brussels pada bulan Desember tahun lalu.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru