Gunung Berapi Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah 475 Tahun Tidak Aktif


 Gunung Berapi Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah 475 Tahun Tidak Aktif Gunung Berapi Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah 475 Tahun Tidak Aktif. (CNA/Photo: X/volcaholic1)

MOSKOW, ARAHKITA.COM - Gunung berapi Krasheninnikov di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, meletus untuk pertama kalinya setelah hampir lima abad tidak aktif.

Peristiwa langka ini terjadi pada Minggu, 3 Agustus 2025, hanya beberapa hari setelah gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah tersebut.

Menurut Kementerian Situasi Darurat Rusia, seperti dilansir CNA, gunung yang terakhir kali meletus pada tahun 1550 itu memuntahkan gumpalan abu setinggi 6.000 meter ke udara. Arah sebaran abu menuju Samudra Pasifik tanpa melewati wilayah berpenduduk, sehingga tidak menimbulkan dampak langsung terhadap pemukiman warga.

"Gumpalan abu menyebar ke arah timur dari gunung berapi menuju Samudra Pasifik. Tidak ada daerah berpenduduk di sepanjang jalurnya, dan tidak ada hujan abu yang tercatat di daerah berpenghuni," kata kementerian tersebut.

Gunung berapi tersebut telah diberi kode bahaya penerbangan "oranye", tambah kementerian, yang berarti penerbangan di wilayah tersebut dapat terganggu.

Letusan gunung ini terjadi tidak lama setelah erupsi gunung berapi aktif Klyuchevskoy pada Rabu sebelumnya. Klyuchevskoy merupakan gunung paling aktif di kawasan Eropa dan Asia, dengan riwayat erupsi lebih dari 18 kali sejak tahun 2000.

 

Kedua letusan terbaru tersebut terjadi setelah gempa bumi dahsyat, Rabu yang memicu peringatan tsunami dan evakuasi jutaan orang dari wilayah pesisir mulai dari Jepang, Hawaii, hingga Ekuador.

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru