Minggu, 16 Agustus 2026

Piala Dunia 2026 Dongkrak Popularitas "Dai Dai" dan ‘Wonderwall‘ di Billboard Global


 Piala Dunia 2026 Dongkrak Popularitas Penyanyi Shakira (bawah) tampil membawakan lagu Dai Dai dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/agr)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Demam Piala Dunia FIFA 2026 tak hanya terasa di lapangan hijau, tetapi juga merambah industri musik dunia. Sejumlah lagu yang identik dengan turnamen sepak bola terbesar itu mengalami lonjakan popularitas dan meroket di tangga lagu global Billboard.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah "Dai Dai", lagu kolaborasi Shakira dan Burna Boy yang berhasil menduduki peringkat pertama Billboard Global 200. Lagu yang ditetapkan sebagai lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026 itu mencatat sekitar 43 juta streaming secara global pada periode 10–16 Juli, meningkat empat persen dibanding pekan sebelumnya.

Selain itu, "Dai Dai" juga membukukan sekitar 5.000 penjualan selama periode pelacakan tersebut. Meski angka penjualannya sedikit menurun, lagu ini tetap mempertahankan dominasinya di puncak tangga lagu.

Tak hanya berjaya secara global, "Dai Dai" juga mempertahankan posisi nomor satu di Billboard Global Excl. U.S. atau tangga lagu global di luar Amerika Serikat. Lagu ini mengumpulkan sekitar 36,7 juta streaming dan 4.000 penjualan, memperkuat statusnya sebagai soundtrack yang identik dengan euforia Piala Dunia.

Sementara itu, lagu legendaris "Wonderwall" milik Oasis kembali menikmati masa kejayaannya hampir tiga dekade setelah pertama kali dirilis pada 1996.

Lagu ikonik era Britpop tersebut melesat dari posisi ke-26 ke peringkat keempat di Billboard Global 200. Di tangga lagu global di luar Amerika Serikat, "Wonderwall" juga naik drastis dari posisi ke-21 ke peringkat keempat.

Kebangkitan lagu ini dipicu oleh antusiasme suporter Timnas Inggris yang menjadikan "Wonderwall" sebagai lagu penyemangat di stadion selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Popularitas itu berdampak signifikan terhadap performa lagu, dengan lonjakan 64 persen pada jumlah streaming hingga mencapai 35 juta pemutaran, serta kenaikan 78 persen dalam penjualan menjadi sekitar 4.000 unit di seluruh dunia.

"Wonderwall" sendiri merupakan salah satu lagu paling ikonik milik Oasis. Saat dirilis pada 1996, lagu tersebut sempat menembus peringkat kedelapan Billboard Hot 100 di Amerika Serikat dan hingga kini masih menjadi salah satu anthem paling populer di dunia dikutip Antara.

Di sisi lain, persaingan di papan atas Billboard Global 200 juga berlangsung ketat. Lagu "Hate That I Made You Love Me" milik Ariana Grande bertahan di posisi kedua setelah sebelumnya memimpin tangga lagu selama dua pekan berturut-turut pada Juni lalu.

Posisi ketiga masih ditempati Ella Langley lewat singel "Choosin' Texas", sementara lagu legendaris "Billie Jean" karya Michael Jackson turun satu tingkat ke posisi kelima.

Untuk tangga lagu global di luar Amerika Serikat, lagu "Swim" dari grup K-pop BTS bertahan di posisi kedua selama delapan pekan sejak April. Ariana Grande berada di posisi ketiga melalui "Hate That I Made You Love Me", sedangkan kolaborasi Justin Bieber dan Nicki Minaj lewat "Beauty and a Beat" tetap bertahan di posisi kelima setelah sebelumnya sempat memimpin tangga lagu pada Mei.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana ajang olahraga sebesar Piala Dunia mampu memberikan dampak besar terhadap industri musik global. Lagu-lagu yang menjadi bagian dari atmosfer pertandingan maupun yel-yel para suporter kembali menemukan pendengar baru dan meraih lonjakan popularitas di berbagai platform musik dunia.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru