Loading
Sutradara dan pemeran film "Sekawan Limo 2: Gunung Klawih" Bayu Skak saat konferensi pers pemutaran pratayang Sekawan Limo 2: Gunung Klawih. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026. Dalam sekuel ini, sutradara sekaligus pemeran utama Bayu Skak menghadirkan cerita yang lebih matang, dengan karakter-karakter yang kini menghadapi realitas kehidupan orang dewasa.
Tokoh-tokoh utama dalam Sekawan Limo tidak lagi hanya berkutat dengan petualangan ringan, tetapi juga harus menghadapi pernikahan, kehadiran anak, hingga tanggung jawab yang semakin besar.
"Sekawan Limo ini bukan tipikal IP yang ketika ada di sekuel itu akan berbeda karakter-karakternya, tapi ini tetap. Namun, kami masing-masing dewasa dengan kehidupan kami masing-masing. Ketika dewasa, pastinya mengalami tanggung jawab yang besar," ujar Bayu Skak saat konferensi pers pemutaran pratayang film di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Melalui perkembangan karakter tersebut, Bayu ingin mengajak penonton merenungkan makna perjalanan menuju kedewasaan. Menurutnya, tumbuh dewasa bukan hanya soal usia, tetapi juga soal tanggung jawab dan cara menghadapi kehidupan.
Bayu juga mengangkat fenomena masyarakat modern yang sering mencari jalan pintas untuk meraih kesuksesan. Lewat Sekawan Limo 2, ia ingin menyampaikan bahwa hasil terbaik hanya bisa dicapai melalui kerja keras, bukan dengan cara instan.
Porsi drama yang lebih kuat menjadi tantangan baru bagi para pemain. Indra Pramujito yang memerankan Andrew mengungkapkan bahwa film ini menuntut emosi yang lebih mendalam, termasuk dalam adegan yang berkaitan dengan budaya Tionghoa.
Menurut Indra, tantangan terbesar justru datang saat harus menjaga konsentrasi dalam adegan serius, terutama ketika berada satu set dengan Benidictus Siregar dan Firza Valaza yang kerap memancing tawa.
Baca juga:
Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih Tayang 27 Mei, Bayu Skak Angkat Cerita tentang KedewasaanMeski masih sepekan sebelum tayang reguler, antusiasme penonton sudah sangat tinggi. Produser Mithu Nisar mengungkapkan bahwa lebih dari 30.000 tiket penayangan perdana pada 27 Mei telah terjual hingga Rabu siang.
Capaian tersebut menjadi sinyal positif sekaligus suntikan semangat bagi seluruh tim produksi yang berharap sekuel ini bisa melampaui kesuksesan film pertamanya, yang sebelumnya meraih 2,2 juta penonton.
"Harapannya bisa eskalasi (jumlah penonton) dari film yang pertama," tutup Bayu Skak.