Aquaman Raih Puncak Box Office Bioskop Dunia


 Aquaman Raih Puncak Box Office Bioskop Dunia Aquaman, film terbaik setelah Batman dan Superman (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Dipresiksi bahwa film superhero komik Aquaman akan mendulang sukses besar untuk warner bros di box office dunia, dan menjadi film terbaik setelah Batman dan Superman.

Aquaman yang dirilis lebih dulu di bioskop Tiongkok, telah mendominasi angka penjualan tiket atau box office terbesar untuk film Warner Bros di negara tersebut. Mengalahkan film-filmnya yang pernah di dirilis di Tiongkok, seperti Justice League, Batman vs Superman, dan Wonder Woman.

Secara keseluruhan Aquaman menghasilkan USD27 juta pada pasar internasional pada pekan lalu. Dan secara global memasuki pekan kedua penjualan tiket bioskop dunia, fim ini mencapai 179,1 juta atau sekitar Rp2,61 triliun.

Aquaman pun berpeluang melampau USD200 juta pada akhir pekan. Ini menjadi film cerita panjang keenam dalam waralaba film DC sejak Man of Steel (2013).

Di Tiongkok Aquaman telah mencetak pendapatan USD147 juta. Bioskop teratas di negara lainnya termasuk Meksiko (USD1,6 juta), Rusia (USD1,4 Juta) , dan Brasil (USD1,4 juta).

Pada pembukaan perdana di Inggris mencapai USD 1,3 juta, USD2,2 juta di Taiwan, USD1,5 juta di Thailand, USD1,4 juta di Uni Emirat Arab. Sedangkan di Indonesia yang sudah dirilis di bioskop sejak 12 Desember lalu telah meraup pendapatan USD3,1 Juta atau sekitar Rp43,7 miliar.Dengan pendapatan yang melebihi ekspektasi, tidak heran kalau film keuaran DC ini banjir pujian dari penonton dan berbagai kritikus film.

Kalangan industri film menyebut, Aquaman adalah awal baru dari film-film komik DC. Lebih segar, bahkan digadang-gadang sebagai film karakter DC terbaik setelah trilogi film Batman ketika disutradarai Christopher Nolan.

Kisahnya begitu futuaristik. Bintang Aquaman Jason Momoa sebagai Arthur Curry, pangeran setengah manusia atlantis. Ketika saudara tirinya, Oerm, mengobarkan api perang antara warga dunia yang ada di daratan dan penghuni bawah laut, Arthur menemukan dirinya terjebak di antara dua alam.

Dilansir dari laman comicbook, sutradara Aquaman James Wan mengatakan pentingnya menempatkan sentuhan tersendiri pada karakter Aquaman. “Sangat penting bagi saya sejak awal untuk diijinkan membuat film saya sendiri,” kata James. Ia pun melanjutkan, setelah Furious 7 dan Conjuring 2, “Saya tidak ingin menjadi sutradara yang dibayar,” tandasnya. Di film ini james wan berani tampil ekstra. Wan tidak menghadirkan naskah ambisius yang coba menyaingi kesuksesan film-film MCU. Wan justru menampilkan film yang kuat nilai fantasinya sehingga membuat penonton masuk dunia yang penuh fantasi dan meninggalkan bekas.

 

 

 


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru