ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Herbal Medicine

Jarang Diketahui, Intip Yuk Ragam Manfaat Kesehatan Keji Beling

Minggu , 08 November 2020 | 08:30
Jarang Diketahui, Intip Yuk Ragam Manfaat Kesehatan Keji Beling
Daun Keji Beling umumnya ditemukan di tepian sungai ataupun lahan. (Net)
POPULER
Dinkes DKI Ungkap Wagub Terpapar COVID-19 tanpa Gejala

KEJI Beling atau orang Jawa menyebutnya dengan nama Sambang geteh, sementara di tanah Pasundan dikenal dengan sebutan Remek Daging, Reundeu Beureum, dan orang Ternate menyebutnya dengan nama Lire.

Daun Keji Beling umumnya ditemukan di tepian sungai ataupun lahan dan sering dijadikan tanaman pagar.

Tanaman Keji Beling bisa bertumbuh hingga satu meter dan memiliki daun yang berwarna hijau gelap serta tepian daun yang bergerigi. Panjang daun keji beling berkisar antara 5-8 sentimeter, sementara lebarnya berkisar antara 2-5 sentimeter.

Batang tanaman keji beling yang masih muda berwarna keunguan dan perlahan berubah warna menjadi cokelat. Tanaman keji beling memiliki bunga yang berwarna kuning dengan bentuk seperti corong dan berukuran kurang lebih 1,5-2 sentimeter.

Tidak hanya bunga, tanaman keji juga menghasilkan buah yang berbentuk gelondong dengan panjang sekitar 11 sentimeter.

Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsur mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida.

Manfaat daun keji beling untuk kesehatan dibuktikan melalui berbagai penelitian. Khasiat daun keji beling terletak pada kandungan di dalamnya, yaitu flavonoid, polifenol, alkaloid, tanin, katekin, dan kafein yang bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan.

1. Kandungan Antioksidan
Siapa sangka bahwa salah satu manfaat daun keji beling adalah menangkal radikal bebas. Hal ini didukung oleh penelitian pada tahun 2000 yang menemukan bahwa kandungan antioksidan daun keji beling lebih tinggi dari vitamin E.

Penelitian tersebut juga menganjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 5 gram ekstrak daun keji beling per hari dalam bentuk teh untuk menambah asupan antioksidan dan nutrisi dalam tubuh.

Penelitian yang serupa di tahun 2010 ikut menyokong manfaat daun keji beling untuk mencegah radikal bebas dan bahkan tidak menemukan adanya zat beracun dalam daun keji beling.

Antioksidan dalam daun keji beling dikaitkan dengan kandungan fenol yang tinggi dalam daun keji beling.

2. Mengobati Luka
Salah satu manfaat daun keji beling, yaitu mengobati luka, sempat diuji coba dalam suatu penelitian. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 tersebut mendukung manfaat daun keji dalam menyembuhkan luka.

Dalam penelitian tersebut, jus daun keji beling ditemukan mampu mempercepat penyembuhan luka pada tikus yang normal maupun yang menderita diabetes.

Penelitian tersebut menaruh ekstrak daun keji beling pada luka di tikus dan menemukan bahwa luka yang dibalut dengan ekstrak daun keji beling lebih cepat sembuh dan memiliki bekas luka yang tidak selebar normalnya.

Selain itu, luka yang ditutupi dengan ekstrak daun keji beling mengandung lebih banyak kolagen dan lebih sedikit sel-sel penyebab radang dibandingkan dengan tikus lain yang tidak diberikan ekstrak daun keji beling.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengetes manfaat daun keji beling yang satu ini.

3. Kandungan Antikanker
Manfaat daun keji beling dalam mengatasi kanker terletak dalam kandungan antikanker yang dimiliki. Didapatkan bahwa daun keji beling bisa mencegah pertumbuhan sel kanker prostat dan kanker payudara.

Tidak hanya kanker prostat dan kanker payudara, penelitian pada tahun 2015 menyatakan bahwa kandungan flavonoid dalam daun keji beling bisa menghentikan perkembangan kanker usus besar pada tikus.

4. Anti-diabetes
Menurut penelitian pada tahun 2006, teh yang terbuat dari kandungan daun keji beling mengandung antioksidan dan bisa mengurangi kadar gula darah pada tikus.

Penelitian lain di tahun 2009 menemukan bahwa jus daun keji beling bisa menurunkan kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes.

Perlu diketahui bahwa penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun keji beling terhadap penyakit diabetes pada manusia masih diperlukan.

5. Menangani Batu Ginjal
Manfaat keji beling ini masih bersifat laporan dari masyarakat, dan masih membutuhkan kajian secara medis.

Menurut sebuah artikel di International Food Research Journal, daun beji keling telah digunakan sebagai obat herbal untuk menangani batu ginjal.

Manfaat tanaman daun keji beling bagi kesehatan mungkin telah didukung dengan beberapa penelitian.

Meskipun demikian, alangkah baiknya bila segala tanaman herbal yang ingin dijadikan suplemen ataupun alternatif pengobatan penyakit tertentu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR