ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Finansialku

Jurus Jitu Menabung untuk Travelling ke Jepang Kurang dari 1 Tahun

Kamis , 15 Oktober 2020 | 07:00
Jurus Jitu Menabung untuk Travelling ke Jepang Kurang dari 1 Tahun
Untuk bisa mengumpulkan dana travelling ke Jepang, yang terpenting adalah membuat target. (Finansialku.com)
POPULER
Presiden Tegaskan Sumpah Pemuda Membawa Energi Positif Persatukan Bangsa

BERLIBUR ke Jepang identik dengan harganya yang mahal, mulai dari biaya tiket dan akomodasi, serta biaya hidup disana yang tidak murah.

Bagaimana solusinya? Kamu bisa mulai merencanakan biayanya dengan aplikasi Finansialku. Aplikasi Finansialku menyediakan fitur untuk merencanakan keuangan untuk dana liburan.

Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengetahui berapa banyak uang yang harus dialokasikan setiap bulan demi menyiapkan budget travel ke Jepang tahun depan.

Nah, kamu bisa download aplikasinya di Google Play Store atau Apps Store. Lalu masukan data estimasi biaya dan jangka waktunya, kemudian tekan “Hitung”.

Jika kamu merasa kesulitan mengumpulkan biaya tersebut, Finansialku siap memberikan 10+ tips menabung agar  kamu berhasil mengumpulkan dana untuk travelling ke Jepang.

Yuk simak dan segera aplikasikan 10+ tips berikut ini.

#1 Tentukan dengan jelas kapan dan berapa

Untuk bisa mengumpulkan dana travelling ke Jepang, yang terpenting adalah membuat target. Untuk menentukan target kamu perlu menentukan berapa biaya yang kamu butuhkan dan kapan kamu membutuhkannya.

Dari contoh kasus di sini kamu ingin berangkat ke Jepang tahun depan, jadi jangka waktunya adalah 1 tahun.

Lalu kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan untuk wisata murah ke Jepang? Berikut adalah estimasi biaya trip ke Jepang versi Finansialku.

Kebutuhan Wisata

Estimasi Harga

 

¥ (Yen)

Rp (Rupiah)

Tiket pesawat

29.600

3.500.000

Visa (jika belum memiliki e-passport)

2.800

330.000

Hotel (include breakfast)

3.000/hari

354.000/hari

Transportasi dalam negeri*

Bus: 500/hari

Subway/kereta: 600/hari

Bus: 59.000/hari

Subway/kereta: 70.800/hari

Konsumsi (per porsi)

Nasi kari: 680

Sushi: 1.400

Onigiri: 100

Air Mineral: 100

Nasi kari: 80.300

Sushi: 165.200

Onigiri: 11.800

Air Mineral: 11.800

Tiket masuk tempat wisata*

±15.000

±1.770.000

Belanja dan oleh-oleh

±1.000

±118.000

Total (4hari 3 malam):

±64.240

±7.580.400

*Harga yang digunakan diatas hanyalah estimasi untuk wisata 4 hari 3 malam ke Jepang dengan ketentuan tiket pesawat Jakarta-Tokyo dalam kondisi promo dan penginapan serta makanan merupakan harga rata-rata dan tempat wisata yang dikunjungi adalah tempat wisata umum dalam paket wisata. Harga tersebut berlaku untuk 1 orang dan belum termasuk dengan biaya passport, bagasi, dan pengeluaran pribadi

#2 Komitmen mengalokasikan dana

Yang terpenting agar tabunganmu cukup pada waktu liburan nanti adalah dengan berkomitmen mengalokasikan dana setiap bulannya.

Kamu sudah tahu kan berapa dana yang perlu dialokasikan setiap bulannya, nah sekarang waktunya merealisasikannya.

Jika kamu kesulitan menyimpan dana atau sering lupa, kamu bisa memanfaatkan fitur autodebet di tabunganmu. Jadi setiap bulan dana dari rekening akan otomatis tertabung. Praktis bukan?

#3 Kurangi nongkrong

Tahukah kamu bahwa lifestyle itu sangatlah mahal dan menyita waktu? Jika kamu berencana travelling ke Jepang tahun depan, kamu bisa menghemat banyak uang dengan cara kurangi nongkrong.

#4 Investasikan dana travelling-mu

Tips ketiga yaitu jangan biarkan dana travelling-mu diam begitu saja di tabungan atau di celengan.

Dengan menginvestasikannya, kamu bisa menggandakan tabunganmu dengan lebih cepat.

Kamu bisa mencari instrumen sesuai kebutuhanmu. Misalnya jika kamu butuh instrumen yang aman dan stabil kamu bisa pilih deposito atau emas.

Tapi jika kamu memiliki toleransi risiko tinggi dan membutuhkan imbal hasil tinggi, kamu bisa coba saham atau reksa dana.

#5 Kumpulkan denda

Dahulu ada satu kisah seorang remaja berhasil mengumpulkan banyak uang hanya dengan menyimpan setiap lembar uang Rp 20.000 yang dimilikinya.

Jadi, setiap menerima pecahan uang Rp 20.000 dia akan menabungkannya di celengan. Tanpa terasa tabungan itu dengan cepat menjadi banyak.

Kamu juga bisa melakukan hal serupa, atau misalnya menabung Rp 10.000 setiap kamu telat bangun pagi. Dana yang berhasil terkumpul akan lumayan menambah dana travelling-mu.

#6 Cari pekerjaan sampingan

Jika dana yang perlu dialokasikan tampak mustahil dikumpulkan dengan pendapatanmu saat ini, yuk mulai cari pekerjaan sampingan.

Kamu bisa memulai pekerjaan sampingan #dirumahaja tanpa modal, misalnya dengan menjadi reseller online shop, membuka jasa online course, jadi admin online shop, dan masih banyak lagi.

#7 Ajak temanmu

Mau travelling lebih hemat dan menyenangkan? Coba deh ajak temanmu berlibur bersama. Berlibur bersama bisa menghemat banyak biaya loh.

Misalnya saja kamu bisa share kamar sehingga biaya akomodasi bisa dibagi 2. Kamu juga bisa berbagi suka duka, jadi liburan lebih menyenangkan.

#8 Banyak-banyak bandingkan

Jika rencana wisatamu masih lama (misal dalam kasus ini tahun depan), kamu punya banyak waktu untuk meminimalisasi estimasi biayamu.

Caranya mudah, yaitu dengan banyak membanding-bandingkan. 

Misalnya saja kamu berkesempatan mengikuti travel fair, kamu bisa bandingkan harga tiket untuk berbagai maskapai dan berbagai waktu. Pilih yang ekonomis dan memberikan value terbaik.

Pilih juga akomodasi yang masuk akal dan dekat dengan tujuan wisatamu, dengan demikian kamu bisa menghemat biaya transportasi lokal.

#9 Jangan utak atik dana liburanmu

Banyak yang gagal berlibur karena dana liburannya terpakai untuk kebutuhan mendesak.

Agar tidak mengalami hal serupa, pisahkan dana liburanmu dan hindari mengutak-atiknya.

Untuk kebutuhan mendesak, disarankan mengakses dana daruratmu. Jadi, upayakan agar dana liburan tidak digunakan untuk kebutuhan lain.

#10 Tunggu diskonan

Untuk tiket dan visa memang perlu dipersiapkan jauh-jauh hari. Namun untuk akomodasi dan transportasi, kamu bisa menunggu adanya diskon besar.

Misalnya saja saat ada travel fair atau ada diskon di marketplace travel (misal: Traveloka, Pegipegi).

Dengan adanya promo dari marketplace ini, kamu bisa dapat diskon ganda (diskon dari marketplace dan dari akomodasi terkait). Menguntungkan bukan?

#11 Minimalisasi Belanja dan Oleh-oleh

Jika tidak terlalu perlu, hindari belanja yang tidak terlalu penting saat kamu berlibur.

Jadi dana liburanmu memang dipusatkan untuk berlibur, bukan untuk belanja dan oleh-oleh.

Jika terpaksa, pusat perbelanjaan di Jepang dapat kamu jelajahi mulai dari mall, pasar malam, hingga toko serba ¥100. Jadi, berbelanja di Jepang tidak harus mahal.

Yuk, Liburan ke Jepang!

Bagaimana, apakah artikel ini sudah memberi gambaran tentang bagaimana cara menabung dana untuk travelling ke Jepang?

Jika iya, maka sayang sekali jika teman-temanmu yang juga berminat berlibur ke Jepang tidak bisa memperoleh informasi yang bermanfaat seperti ini.

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR