Kamis, 11 Desember 2025

Dompet Aman: Cara Gen Z Stop Impulsive Spending dengan Teknik S-T-O-P


 Dompet Aman: Cara Gen Z Stop Impulsive Spending dengan Teknik S-T-O-P Ilustrasi - Gen Z ketika mendapatkan gaji. (Foto: Freepik)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Anak muda sering jadi sasaran godaan belanja impulsif—mulai dari flash sale tengah malam, checkout bareng bestie, sampai FOMO lihat review influencer. Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Olphi Disya Arinda, M.Psi., Psikolog, punya resep sederhana tapi powerful untuk bantu Gen Z lebih mindful sebelum membuat keputusan finansial: teknik S-T-O-P.

Dalam diskusi bersama Kredivo di Jakarta, Selasa (3/12/2025), Disya menjelaskan bahwa teknik ini diadopsi dari Dialectical Behavior Therapy (DBT), metode yang dirancang untuk membantu seseorang mengatur emosi agar tidak mudah terbawa impuls.

1. S — Stop

Saat keinginan belanja muncul, pause dulu. Berhenti scroll, tutup tab belanja, bahkan boleh banget taruh HP menghadap ke bawah. Tujuannya sederhana: kasih ruang buat otak berhenti autopilot.

2. T — Take a Breath

Tarik napas 3–5 kali dengan ritme perlahan. Ini bukan sekadar gaya-gayaan, tetapi cara untuk menurunkan “ledakan” emosional yang memicu impulsive buying.

3. O — Observe

Mulai tanyakan ke diri sendiri:“Ini butuh atau cuma pengen?”“Aku beli karena perlu atau karena ikut-ikutan?”Momen observasi ini bikin kita bisa memisahkan dorongan emosional dari kebutuhan nyata.

4. P — Proceed

Kalau ternyata barang itu memang butuh, silakan lanjutkan transaksi. Tapi kalau cuma keinginan sesaat, lebih baik mundur pelan-pelan demi kesehatan dompet.

Teknik Tambahan: Jeda 24 Jam

Selain S-T-O-P, Disya juga menyarankan trik “Jeda 24 Jam.”

Caranya: beri waktu satu hari penuh sebelum membeli barang yang tidak masuk kategori kebutuhan dasar.

Strategi ini ampuh memutus pola “emosi — belanja — nyesel.” Bahkan rasa senang atau excited pun bisa memicu keputusan belanja impulsif, bukan hanya emosi negatif.

Dengan menunda 24 jam, kita bisa melihat apakah keinginannya masih ada atau sudah hilang bersama notifikasi promo.

Intinya untuk Gen Z:

Belanja itu boleh, self-reward juga penting. Tapi kemampuan nge-rem jauh lebih penting supaya finansial tetap sehat dan tidak terjebak penyesalan belakangan. Teknik S-T-O-P dan jeda 24 jam bisa jadi starter pack wajib untuk Gen Z yang ingin punya hubungan lebih sehat dengan uang.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Finansialku Terbaru