Penerbangan Bali–Dubai Kembali Dibuka, Emirates Mulai Operasi Bertahap


 Penerbangan Bali–Dubai Kembali Dibuka, Emirates Mulai Operasi Bertahap Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mulai melayani kembali penerbangan internasional rute Dubai yang dioperasikan maskapai Emirates. (indonesiainside)

DENPASAR, ARAHKITA.COM – Kabar baik bagi penumpang internasional dari dan menuju Bali. Penerbangan rute Denpasar–Dubai yang dilayani maskapai Emirates kini mulai kembali beroperasi secara bertahap melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Pengelola bandara mengonfirmasi bahwa operasional penerbangan menuju Dubai mulai berjalan kembali setelah Bandara Internasional Dubai dibuka secara bertahap.

Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan bahwa salah satu pesawat Emirates yang sebelumnya sempat menginap di Bali kini sudah kembali diterbangkan.

“Maskapai Emirates telah menerbangkan kembali satu pesawat yang sempat melakukan remain overnight di Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak 28 Februari,” ujar Eka Sandi dalam keterangan di Denpasar, Jumat (6/3/2026).

Pesawat tersebut merupakan penerbangan EK369 yang berangkat dari Denpasar menuju Dubai pada Kamis (5/3) pukul 00.42 WITA menggunakan pesawat Airbus A380.

Penerbangan ini menjadi penerbangan pertama Emirates dari Bali menuju Dubai setelah sempat terjadi penutupan ruang udara yang berdampak pada sejumlah rute internasional akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Kedatangan dari Dubai Kembali Dibuka

Tidak hanya keberangkatan menuju Dubai, penerbangan dari Dubai ke Bali juga mulai kembali beroperasi.

Bandara Ngurah Rai melayani kedatangan Emirates dengan nomor penerbangan EK368 dari Dubai pada Jumat (6/3/2026). Pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bali sekitar pukul 16.30 WITA.

Menurut Eka Sandi, pengelola bandara terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai maskapai yang terdampak untuk memantau perkembangan operasional penerbangan internasional.

Hal ini dilakukan karena belum semua rute penerbangan menuju kawasan Timur Tengah kembali dibuka sepenuhnya.

Ribuan Penumpang Sempat Terdampak

Selama gangguan operasional tersebut, puluhan jadwal penerbangan internasional sempat dibatalkan.Jika dihitung sejak akhir Maret 2026, tercatat 64 penerbangan internasional batal beroperasi, terdiri dari 34 jadwal keberangkatan dan 30 kedatangan.

Pembatalan ini melibatkan beberapa maskapai besar, antara lain:

  • Qatar Airways (Doha–Denpasar)
  • Emirates (Dubai–Denpasar)
  • Etihad Airways (Abu Dhabi–Denpasar)

Akibatnya, sebanyak 8.187 penumpang keberangkatan dari Bandara Ngurah Rai terdampak oleh pembatalan penerbangan tersebut.

Meski demikian, pihak bandara memastikan seluruh penumpang telah ditangani sesuai kebijakan masing-masing maskapai dikutip Antara.

Bandara Siapkan Fasilitas Bantuan Penumpang

Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Bandara Ngurah Rai juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan bagi penumpang terdampak.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pengaturan parkir pesawat yang terdampak operasional
  • Penyediaan help desk maskapai untuk layanan informasi penumpang
  • Koordinasi dengan Kantor Imigrasi untuk layanan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT)
  • Layanan help desk maskapai dan konter keimigrasian ini tersedia di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional.

Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang untuk terus berkomunikasi dengan maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru