Selasa, 20 Januari 2026

Presiden Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas Demi Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen


 Presiden Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas Demi Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas Demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen. (JatisMobile)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Komitmen untuk membuat UMKM naik kelas itu  menjadi bagian dari strategi pertumbuhan yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

“Presiden ingin pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen. Tapi itu tidak mungkin dicapai hanya melalui satu sektor. Harus ada tiga jalur pertumbuhan yang digenjot bersama,” ujar Deputi Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Noudhy Valdryno, dalam acara Diskusi Double Check bertema Lapangan Kerja, UMKM, dan Kemandirian Ekonomi Indonesia, di Jakarta, Sabtu (21/6).

Tiga jalur pertumbuhan itu mencakup penguatan pertumbuhan perusahaan lokal berskala besar, meningkatkan aktivitas dan investasi perusahaan internasional di berbagai sektor dalam negeri, dan mendorong UMKM Indonesia untuk terus naik kelas.

"UMKM kita tidak bisa stagnan. Kalau ingin ekonomi tumbuh 8 persen, maka UMKM harus terus berkembang. Tidak semua akan menjadi perusahaan besar, tapi setiap tahun harus ada yang naik level dan yang baru tumbuh," katanya.

Ryno menyebut hal ini sebagai tugas besar yang membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satu prioritas adalah menciptakan siklus pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di berbagai wilayah, tak hanya di kota besar, tapi juga menjangkau desa dan kelurahan.

"Presiden ingin pertumbuhan ekonomi merata. Lapangan kerja dan kesempatan harus dibuka di seluruh wilayah, termasuk di desa-desa," katanya.

Tak hanya infrastruktur dan pembiayaan, kata Ryno, kunci utama keberhasilan UMKM terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kerja menjadi agenda utama.

"Semua gagasan Presiden bermuara pada peningkatan kualitas SDM. UMKM tidak akan naik kelas tanpa SDM yang paham keuangan, bisnis, dan pengembangan usaha—bukan hanya soal pemasaran," ujarnya dikutip Antara.

Sebagai lembaga komunikasi strategis, PCO disebut terus fokus mengomunikasikan visi besar Presiden ini secara menyeluruh kepada masyarakat, agar strategi lintas sektor ini dipahami dan didukung oleh seluruh rakyat Indonesia.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru