Loading
Masyarakat suku Sunda, yang merupakan satu suku di Pulau Jawa yang tergolong suku besar di Nusantara. (nusantarainstitute.com)
SEMUA suku Nusantara mempunyai mitos dan legenda serta tradisi kepercayaan terhadap leluhur. Mitos adalah suatu cerita tentang penafsiran terhadap suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lampau yang berkaitan dengan alam supranatural di sekitarnya, seperti dewa-dewi atau makhluk halus dalam kaitannya dengan kehidupan manusia.
Demikian juga dalam masyarakat suku Sunda, yang merupakan satu suku di Pulau Jawa yang tergolong suku besar di Nusantara ini, tak terlepas dari cerita-cerita yang berbau mitos yang tentu kadang menyeramkan.
Dari sekian banyak mitos yang beredar dan masih dipercaya oleh sebagian masyarakat Sunda, ada yang tidak boleh dilanggar karena masih berupa pantangan, dan ada yang sekadar cerita yang tidak berupa pantangan, cukup diahami saja.
Di sini dipaparkan tujuh buah mitos yang masih lekat dalam masyarakat Sunda.
Katanya memotong kuku di malam hari dipercaya bisa mempengaruhi kestabilan jiwa seseorang. Memotong kuku di malam hari bisa membuat orang jadi mudah stres, gelisah, bahkan dulu ada yang bilang bisa memotong umur dan rezeki.
Tidur dengan posisi tersebut, dipercaya bisa membawa sesuatu yang buruk. Ada yang mengatakan tidur tengkurap dengan mengangkat kaki bisa mempercepat ibu kandung meninggal dunia. Karena itu banyak orang tua di suku Sunda selalu melarang anaknya tidur tengkurap dan kakinya diangkat.
Duduk di depan pintu adalah salah satu pantangan yang cukup keras bagi orang Sunda. Bahwa duduk di depan pintu bisa buat sulit rezeki, sulit jodoh dan terutama anak gadis atau perempuan yang sedang hamil. Itu sangat dilarang. Anak gadis bisa sulit dapat jodoh dan perempuan hamil bisa menghambat proses persalinan.
Bersiul di malam hari adalah salah satu pantangan yang tidak boleh dilanggar. Suara siulan dipercaya sangat disenangi oleh makhluk gaib atau jin. Apalagi misalnya di saat bersiul itu banyak makhluk halus berkeliaran di sekiarnya, itu diyakini makhluk gaib atau jin-jin tersebut akan langsung datang mendekat. Kalau makhluk halus tiba-tiba datang, itu bisa timbul hal yang tidak diinginkan. Ini yang sangat menyeramkan.
Kucing hitam merupakan salah satu hewan yang dipercaya dihinggapi roh leluhur atau makhluk gaib. Jadi kalau melihat kucing hitam tertabrak kendaraan harus segera dikubur. Apabila diabaikan, akan membawa sial bagi orang yang bersangkutan atau orang menabrak kucing tersebut dalam waktu yang lama. Rezeki dan keberuntungan akan menjauh.
Orang Sunda masih sangat mempercayai hal ini, bahwa mereka tidak boleh menikah dengan orang suku Jawa, karena dipercaya akan banyak terjadi konflik suami istri, juga perkawinan akan sulit langgeng. Biasanya sering terjadi perceraian. Kalau laki-laki suku Jawa dan perempuan suku Sunda masih bisa agak baik.
Kepercayaan atau mitos ini menurut cerita ada kaitan dangan tragedi perang Bubat antara Jawa dan Sunda di zaman kerajaan Majapahit dengan Patih Gajah Mada dan Raja Hawam Wuruk dengan kerajaan Padjadjaran. Karena perang itu terjadi pada saat perkawinan sedang berlangsung.
Mitos ini antara orang Sunda dan orang Jawa sama, tidak boleh mengenakan pakaian berwarna hijau, karena warna hijau dipercaya sangat disukai Nyi Roro Kidul atau Nyi Ratu Pantai Selatan, jin penguasa pantai selatan Pulau Jawa. Kalau itu dilanggar terutama saat berada di pantai laut selatan, dikhawatirk]an akan dibawa Nyi Roro Kidul ke tengah laut.