ARAH DESA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Datang Lebih Awal dari Jadwal, Rachel Vennya Dicecar 15 Pertanyaan

Selasa , 26 Oktober 2021 | 10:00
Datang Lebih Awal dari Jadwal, Rachel Vennya Dicecar 15 Pertanyaan
Pemeriksaan Rachel Vennya (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, bahwa Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan pemanggilan terhadap selebgram Rachel Vennya.Kekasih Salim Nauderer.  Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono menjelaskan, pemanggilan terhadap Rachel Vennya untuk menggali keterangan terkait penggunaan pelat B 139 RFS yang terpasang pada mobil Toyota Vellfire milik ibu dua anak itu.

Mobil berpelat RFS itu tertangkap kamera ditumpangi Rachel Vennya usai menjalani pemeriksaan atas kasus pelanggaran karantina kesehatan di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Rachel Vennya pun telah memenuhi undangan untuk menjalani pemeriksaan di Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Pancoran pada Selasa (26/10). Dari informasi yang beredar, Rachel Vennya  dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB.

Namun rupanya, Rachel Vennya datang jauh lebih awal dari yang dijadwalkan. Hal itu disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono saat dihubungi wartawan pada, Selasa (26/10).  Argo pun menerangkan, selama dua jam Rachel berada di ruang pemeriksaan.

Penyidik mencecar dengan 15 butir pertanyaan terkait keabsahan surat-surat kendaraan Toyota Vellfire dengan plat nomor B 139 RFS. Mobil itu ditumpangi Rachel pada saat di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

"Sudah (Rachel Vennya) diminta keterangan selama 2 jam. Adapun pertanyaan sekitar 15 butir," kata dia saat dihubungi awak media, Selasa (26/10.

Kehadiran Rachel Vennya luput dari pandangan mata awak media. Argo tak menampik bahwa Rachel Vennya datang lebih awal. Ia hadir sekitar pukul 07.00 WIB di Kantor Subdit Bin Gakkum. Beberapa rekan-rekannya turut mendampingi.

"Di dampingi datangnya. Tadi tiba jam 7 pagi mungkin menghindari (media)," ujar dia.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR