ARAH DESA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Rotat Kampung Terisolir di Bawah Kaki Gunung Egon, Veneranda: Jangan Biarkan Kami yang Terpencil Menjadi Terkucil

Selasa , 11 Mei 2021 | 21:30
Rotat Kampung Terisolir di Bawah Kaki Gunung Egon, Veneranda: Jangan Biarkan Kami yang Terpencil Menjadi Terkucil
Warga Rotat dengan kondisi yang sangat memprihatikan, banyak warga yang menempati rumah dengan kondisi yang tidak layak huni. (Foto-Foto: Arahkita/ VJ Chabarezy Jr)

ROTAT sebuah kampung yang masih sangat terisolir berada di wilayah adminstratif RT 07 RW 03 Dusun Baokrenget Desa Egon Gahar Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

Saya berkesempatan menyambangi kampung udik nan indah ini pada Senin (10/5/2021) dan harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer dengan waktu tempuh 45 menit sampai dengan satu jam lamanya.

Perjalanan sedikit menguras tenaga karena harus menyusuri jalan setapak bebatuan naik gunung turun gunung, terkadang harus menyeberangi beberapa sungai sungai kecil.

Sepanjang jalan saya disuguhi dengan panorama alam yang begitu indah dan menakjubkan, seperti air terjun "Wair He'it" dan "Watu Perang" yang memberikan nuansa dan sensasi tersendiri untuk dinikmati menuju Kampung Rotat.

Sesampainya di kampung Rotat saya menjumpai warga Rotat dengan kondisi yang sangat memprihatikan, banyak warga yang menempati rumah dengan kondisi yang tidak layak huni, mereka masih menggunakan lampu pelita sebagai penerangan dimalam hari, listrik sepertinya jauh panggang dari api, air bersih sangat sulit karena jauh dari mata air, mereka harus berjalan kaki sekitar 2 km untuk mendapatkan air bersih.

Rotat-2

Ketika ingin menjual hasil bumi, mereka harus memikul dan berjalan kaki sejauh tiga kolometer menuju ke jalan poros kecamatan dan menunggu mobil yang akan mengangkutnya ke pasar Alok Kota Maumere untuk dijual.

Mama Veneranda salah satu warga Rotat kepada media ini, ia berkisah bahwa kondisi kehidupan mereka di kampung Rotat sangat menyedihkan.

Mereka sangat merindukan air minum bersih, akses jalan yang bisa dilewati kendaraan dan jaringan listrik serta jaringan telephone. Semoga asa ini dapat didengar dan bisa dijawab oleh para pemangku kepentingan di daerah ini.

Rotat-3

Jangan biarkan kami yang terpencil ini kian terkucil karena kami masih warga kabupaten Sikka dan kami masih Indonesia, ungkap Veneranda.

 

Reporter: VJ Chabarezy Jr

 

 

 

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR