ARAH DESA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE
Kemendes

Puluhan Polisi Tangkap Terduga Teroris di Depok

Senin , 20 Mei 2019 | 21:30
Puluhan Polisi Tangkap Terduga Teroris di Depok
Ilustrasi: Puluhan Polisi tangkap terduga teroris di Depok. (Go Depok)

DEPOK, ARAHKITA.COM - Terduga teroris yang rumah kontrakannya di Gang Mushola Al Amin Rt03/07 Kelurahan Kalimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok, Jawa Barat, yang digeledah Senin (20/5/2019) sore dikabarkan sudah ditangkap oleh Tim Densus Antiteror.

"Kalau menurut keterangan polisi terduga teroris tersebut sudah ditangkap, penggeledahan tempat kontrakannya hanya ingin memastikan tidak ada barang-barang yang berbahaya," kata Ketua RT03 Agus Waluyo ketika ditemui di rumahnya Senin  (20/5/2019) malam.

Ia mengatakan sebelum melakukan penggeledahan, tiga orang intel polisi mendatangi rumahnya untuk meminta izin melakukan penggeledahan rumah terduga teroris tersebut.

Dia mengaku ketika dirinya keluar rumah sempat kaget karena ada enam sampai tujuh mobil polisi yang sudah siap siaga.

"Saya diminta ikut menyaksikan dan mereka melakukan penggeledahan sekitar pukul 17.00 WIB dan selesai hampir Maghrib," ujarnya.

Ketika melakukan penggeledahan dirinya bersama polisi mengetuk pintu sampai berkali-kali namun tak mendapat sahutan dari dalam, sehingga menemui yang punya kontrakan, yaitu seorang bidan yang tidak jauh dari lokasi tersebut untuk meminjam kunci duplikat.    

Ketika polisi masuk tak ditemukan barang-barang yang mencurigakan seperti rakitan bom dan lainnya, ungkap Agus Waluyo.

"Kami hanya mendapat berkas kertas yang yang dijilit bertuliskan huruf Arab saja, tidak ada yang lainnya. Kontrakan hanya berisi lemari dan kipas angin saja. tempat tidur saja tidak ada," jelasnya.

Atas kejadian tersebut polisi memberikan nasihat agar tidak sembarangan menerima penghuni kontrakan.

"Saya, pak RW dan pemilik kontrakan dibrifing oleh polisi agar lebih hati-hati menerima penghuni kontrakan," katanya.

Agus juga menjelaskan selama lima bulan menempati kontrakan tersebut, mereka tak pernah memberikan identitas diri kepada RT setempat.

"Memang sudah janji akan menyerahkan KTP tapi hingga digeledah tak pernah menyerahkan identitasnya," ujarnya sebagaimana diberitakan Antara.

Polisi menggerebek tempat persembunyian terduga teroris suami istri B dan T di Gang Mushola Al Amin RT 03 RW 07, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Senin.

"Tadi penggeledahan dilakukan pukul 17.00 WIB sampai sebelum Maghrib," kata tetangga terduga teroris, Lutfi di Depok.

Ia mengatakan terkejut dengan penggeladahan rumah kontrakan yang diisi oleh suami istri tersebut dan tak menyangka tetangganya menjadi incaran aparat keamanan.

"Ada puluhan polisi yang datang. Mereka tak membawa terduga teroris tersebut karena memang rumah sedang kosong," katanya.

Usai melakukan penggeledahan rumah tersebut, polisi langsung memasang garis polisi.

"Polisi hanya membawa beberapa buah berkas-berkas saja," kata Echi yang juga tetangga terduga teroris tersebut.

Ia mengaku tak mengenal dekat dengan terduga teroris tersebut karena memang kesehariannya tidak bergaul dengan warga.

"Kira-kira dia baru menempati lima bulan kontrakan tersebut, kesehariannya kalu yang laki-laki juga tak bergaul," jelasnya.

 

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR