ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Air Power Corner

Kekuatan dalam Informasi untuk Kepentingan Pertahanan

Minggu , 11 Agustus 2019 | 12:30
Kekuatan dalam Informasi untuk Kepentingan Pertahanan
Ilustrasi: Kekuatan dalam informasi untuk kepentingan pertahanan. (Net)

Oleh: MARSDA TNI (Purn) Dr. Koesnadi Kardi, M.Sc, RCDS

PADA abad ke–21 ini perkembangan dunia teknologi sangat pesat, termasuk pengaruhnya terhadap bidang informasi. Pengaruh kedua bidang tersebut berlanjut mempengaruhi perkembangan dalam bidang internet (sehingga perdagangan dan transportasi sudah menggunakan online), cyber wafatre, dan dalam bidang artificoal intelligent, serta perkembangan dalam bidang lainnya. Misalnya, kalau dulu kita mencari alamat rumah harus banyak bertanya, sekarang dengan menggunakan goggle map sudah ketemu, sampai berapa km lagi jaraknya dan berapa menit lagi sampianya. Kendaraan pribadi sudah di pasang GPS. Kalau kendaraan sampai dicuri bisa dilacak posisinya dimana.

Demikian pula pencuri di toko asalkan dipasang CCTV, pencurinya bisa dilacak yang akhirnya bisa ditangkap. Mencari pencuripun bisa dilacak dengan peralatan yang canggih. Belum lagi penggunaan UAV (Unmanned Air Vihicle) bisa untuk melacak illegal fishing, memonitor kebakaran hutan, mencari pembuang sampah di sungai (seperti yang terjadi di Bekasi baru-baru ini, sampah plastik di sungai sepanjang 2 km, yang terabaikan karena kita belum memanfaatkan teknologi ini. Demikian pula tragedi di Papua dimana anggota TNI menjadi korban oleh OPM pada sa’at menjaga pembangunan jembatan disana, anggota OPM nya belum tertangkap karena kita belum menggunakan peralatan ini.

Ini semua adalah hasil dari kemajuan dalam bidang infomasi (Information exploitation). Barangkali sebentar lagi kita akan menyaksikan kemajuan teknologi HP yang bisa memonitor keberadaan kita secara tepat, apakah di perjalanan, di suatu Hotel, atau di tempat rapat, bahkan bisa mendeteksi tekanan darah kita, detak jantung.

Information Exploitation untuk Kepentingan Pertahanan

Kekuatan Pertahanan adalah salah satu Kekuatan Nasional yang ikut menentukan Keamanan Nasional (National Security). Apabila kekuatan dalam bidang informasi dapat diberdayakan dengan benar, wilayah Kedaulatan Negara (termasuk wilayah Kedaulatan Udara di atas Kepulauan Riau, Natuna, dan Batam) tidak akan kita biarkan dikendalikan oleh Singapura. Oleh karena itu kita harus memiliki peralatan yang mampu mendetekasi wilayah udara di atas Kepulauan Riau, Batam, dan Natuna.

Wilayah tersebut harus bisa di over yang kita miliki. Syukur-syukur kita memiliki pesawat air survillance seperti yang dimiliki oleh Singapura yaitu pesawat AWACS. Apabila kita memiliki pesawat dan radar tersebut, kita akan dapat m enjaga wilayah udara di atas Kepulauan Riau, Batam, dan Natuna dam kita akan memiliki fungsi sebagaimana yang disampaikan oleh negara-negara maju yaitu “whoever controls the air, generaly control the surface”.

Untuk kita mampu mengatasi situasi diatas, kita harus memiliki “Undang Undang Batas Wilayah Kedaulatan Udara”. Karena pada dasarnya bahwa semua penerbangan yang akan memasuki suatu wilayah udara negara lain, harus memiliki izin dan mendapat otorisasi dari negara yang akan dilaluinya (dalam hal ini Indonesia).

Bukan seperti situasi selama ini yang sudah berlaku dari tahun 1946 dan dn sudah salah kaprah bahwa kitapun ada yang menganggap tidak apa-apa karena hanya mengatur keselamatan dan keamanana terbang. Sampai sekarang semua lalu lintas penerbangan melewati udara di atas Kepulau Riau, Batam, dan Natuna harus lapornya ke Singapura bukan ke Indonesia (yang notabene memiliki wilayah kedaulatan udara).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR