Mimpi Indonesia Emas saat Indonesia Dikendalikan Trias Koruptica


 Mimpi Indonesia Emas saat Indonesia Dikendalikan Trias Koruptica Dr. Rudyono Darsono adalah Ketua Dewan Pembina UTA'45 Jakarta. (Foto: Dok, Humas UTA 45 Jakarta)

Oleh: Rudyono Darsono

Kekuasaan politik harus dapat dibatasi, waktu atau lamanya memegang kendali kekuasaan.

Kalau secara konstitusi tidak ada jalan yang mampu membatasi,  karena pembodohan dan pemiskinan yang dipelihara oleh negara melalui sistem korupsi nasional yang di kendalikan oleh Trias Koruptica yang saat ini terjadi, maka semua orang terdidik harus mau membagikan ilmu dan pengetahuannya untuk menyebarkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat kebanyakan.

Pastinya dengan segala resiko yang mungkin diterimanya, baik tekanan secara fisik maupun mental dari kelompok yang pasti ingin mempertahankan kekuasaannya

Kekuasaan partai politik apapun yang telah berkuasa terlalu lama harus dilakukan evaluasi dan koreksi secara mendalam melalui proses pergantian/pemilihan atas kekuasaan politik yang di jalankan lewat pemilu 5 tahunan.

Seperti kekuasaan Presiden walaupun dalam pemilihan partai politik tidak ada aturan konstitusi yang membatasi aau NKRI akan benar-benar mati.

Selama 10 tahun terakhir, kita terjebak dalam sistem ekonomi Kanibalisme murni, bukan lagi kapitalis atau sosialis atau kombinasi sosialis dan kapitalis, istilah yang banyak dipakai oleh para penguasa, tapi kanibalis murni. Dimana Trias koruptica mengendalikan negeri, si kaya bukan hanya bertambah kaya dengan bisnisnya, tapi juga sekaligus menghancurkan si miskin, dengan kekuasaan keuangan dan koneksi kekuasaan politik busuknya

Dirusaknya sistem dan pelaksanaan penegakan hukum serta keadilan melalui kekuatan Trias Koruptica yang mengendalikan Indonesia saat ini, bukan hanya menciptakan konglomerasi busuk, tapi juga sekaligus menciptakan rakyat miskin yang merata hampir di seantero tanah air Indonesia tercinta, melalui politisi korup yang gemar menyalahgunakan kewenangannya demi seonggok harta haram untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya serta mempertahankan kekuasaan kedepan yang pasti membutuhkan banyak modal untuk membeli suara-suara rakyat yang memang sengaja dipelihara kebodohan dan kemiskinannya

Sistem kanibalisme para pengusaha bandit, dengan menggunakan kekuatan keuangan dan koneksi kekuasaan lebih cenderung melakukan bisnis dengan cara yang kotor untuk menimbun pundi-pundi uangnya, sehingga Indonesia saat ini lebih dikenal dengan sebutan Negara para mafia yang dulu gelar ini lebih dikenal sebagai sebutan untuk negara para mafioso Italia dan disebagian Amerika bagian selatan.

Kekuasaan partai politik yang hampir dapat dikatakan absolut, membuat penyalahgunaan kewenangan dan korupsi terjadi dengan sangat masif di semua lini di seluruh tanah air, dan hampir tanpa pengawasan yang memadai.

Itulah penyebab atau pertimbangan utama, mengapa kekuasaan satu partai politik harus dapat di batasi dan di evaluasi.

Kekuasaan yang berkepanjangan dan terlalu lama di era reformasi saat ini, akan membuat Indonesia masuk kembali kedalam situasi yang pasti lebih buruk dari rezim orba maupun rezim orla dan berpotensi memasuki pintu kehancuran untuk NKRI.

 

Salam Pancasila dan Salam NKRI.

Bersama kita menjaga Negeri

 

Dr. Rudyono Darsono adalah Ketua Dewan Pembina UTA'45 Jakarta

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Suara Kita Terbaru