ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Ini Kriteria untuk Menjabat Presiden Bank Dunia

Jumat , 11 Januari 2019 | 08:01
Ini Kriteria untuk Menjabat Presiden Bank Dunia
Ilustrasi Bank Dunia (Ethereum World News)

WASHINGTON, ARAHKITA.COM - Bank Dunia pada Kamis (10/1/2019) mengumumkan proses pemilihan presiden berikutnya untuk menggantikan Jim Yong Kim, yang awal pekan ini tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya lebih dini.

Setelah pertemuan dewan pada Rabu (9/1/2019), dewan direktur eksekutif Bank Dunia menegaskan komitmennya untuk proses seleksi "terbuka, berdasarkan prestasi dan transparan", Bank Dunia mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Para Direktur Eksekutif setuju bahwa para kandidat harus berkomitmen untuk implementasi 'Forward Look' dan perjanjian paket modal sebagaimana diartikulasikan dalam 'Sustainable Financing for Sustainable Development Paper'," kata pernyataan itu.

Kandidat juga harus memenuhi beberapa kriteria penting, termasuk rekam jejak kepemimpinan yang terbukti, pengalaman mengelola organisasi besar dengan paparan internasional, dan komitmen yang kuat untuk dan penghargaan atas kerja sama multilateral, menurut Bank Dunia.

Bank mengatakan nominasi untuk presiden berikutnya akan diajukan antara 7 Februari hingga 14 Maret, dan direktur eksekutif akan memutuskan daftar pendek hingga tiga kandidat.

"Wawancara formal oleh Direktur Eksekutif akan dilakukan untuk semua kandidat terpilih dengan harapan memilih Presiden baru sebelum Pertemuan Musim Semi pada bulan April," kata bank.

Kim pada Senin (7/1/2019) mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari posisinya di Bank Dunia efektif 1 Februari, lebih dari tiga tahun menjelang akhir masa jabatannya yang dijadwalkan sebagai presiden lembaga pinjaman internasional pada 2022.

Kim pertama kali menjadi presiden Bank Dunia ke-12 pada 1 Juli 2012. Sebelum jabatan ini, ia menjabat sebagai presiden lembaga akademik terkenal di AS, Dartmouth College.

Global Infrastructure Partners (GIP), salah satu investor infrastruktur global yang berbasis di New York, mengkonfirmasi pada Selasa (8/1/2019) bahwa Kim akan menjadi mitra dan wakil ketua GIP pada 1 Februari.

"Basis pengetahuan Dr. Kim yang luas bersama dengan tangan pertamanya, pengalaman kerja komprehensif dengan pemerintah dan lembaga di seluruh dunia akan memberikan wawasan yang sangat berharga," kata Adebayo Ogunlesi, ketua dan mitra pengelola GIP.

"Pengalaman saya sebelumnya dan tahun-tahun terakhir saya bekerja di Bank Dunia telah memberikan upaya-upaya bermanfaat yang telah menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur yang vital telah terjadi pada dunia," kata Kim, Selasa (8/1/2019), dalam sebuah pernyataan.

"Saya sangat menyambut kesempatan untuk bekerja dengan GIP untuk menjadi bagian dari memajukan misi global yang luas dan sangat penting," katanya.

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR