MD Pictures Yakin Adaptasi Kisah Nyata Bisa Jadi Film Populer


 MD Pictures Yakin Adaptasi Kisah Nyata Bisa Jadi Film Populer Direktur Utama PT MD Pictures TbkManoj Punjabi keempat kiri atas saat berfot

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Rumah produksi MD Pictures tidak memiliki keraguan jika adaptasi kisah nyata bisa menjadi film yang populer di tengah-tengah masyarakat.

Direktur Utama PT MD Pictures Tbk Manoj Punjabi mengatakan adrenalin langsung naik saat mendapati suatu kisah nyata difilmkan.

"Kalau saya mendapat "true story" itu langsung adrenalin saya naik," kata Manoj saat ditemui di kantornya di Kuningan, Jakarta, Senin.

Namun, suatu kisah nyata dapat memberi tantangan tersendiri bagi kreator film, saat mereka ingin menentukan sudut pandang (angle) dan elemen menarik yang bisa diangkat.

Manoj menjelaskan, elemen menarik dari kisah nyata diangkat dalam film agar pesannya lebih mengena terhadap penonton, dan menghindari kesan seperti menonton dokumenter.

Selanjutnya, menurut Manoj, aji mumpung memanfaatkan kisah nyata yang sedang digandrungi masyarakat menjadi film bermutu belum tentu membuat film itu berkualitas.

"Itu dua hal yang beda. Dan saya paling enggak suka aji mumpung memanfaatkan sesuatu, itu bukan tipe saya sama sekali," kata Manoj.

Dia perlu konten yang menarik agar industri film di Indonesia terbangun dengan film-film yang bermutu dan film-film berkualitas. Semua paket lengkap.

MD Pictures sebagai salah satu rumah produksi yang bergerak di industri tersebut mencanangkan itu sejak lama dari mulai mengadaptasi kisah "Habibie dan Ainun", kemudian "KKN di Desa Penari", dan terbaru adalah Laura (2024).

"Di sini (film adaptasi kisah nyata), tantangannya mau 'angle' yang mana. Maka itu saya di Laura bicara banyak sama penulis (Alim Sudio), sama sutradara (Hanung Bramantyo) sama keluarga, karena ada banyak opsi yang bisa diangkat," kata Manoj.

"Dan di sini (kisah Laura Anna) ada 'moral value', ada 'value' yang sangat mendalam dari cerita ini dan meninggalkan kesan," ujar dia pula.

Film "Laura" memiliki tagline "A True Story of A Fighter" yang dinilai sesuai dengan kepribadian mendiang Laura Anna yang tak kenal menyerah hingga akhir ketika berhadapan dengan kematian, usai mengalami kecelakaan mobil saat bersama pacarnya, Gaga Muhammad. Uniknya, banyak dari nama karakter 'nyata' justru seolah tak ada di filmnya karena nama disamarkan. Seperti Jojo (yang diperankan Kevin Ardilova). Manoj mengatakan pihaknya ingin interpretasi cerita tetap berada di sudut pandang (point of view) keluarga Laura dan tidak menghakimi siapapun.

Editor : Ediya Moralia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru