PT Vale Indonesia Rombak Susunan Komisaris dan Direksi


 PT Vale Indonesia Rombak Susunan Komisaris dan Direksi PT Vale Indonesia rombak susunan komisaris dan direksi. (Foto ilustrasi Law Just)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memutuskan untuk melakukan perubahan susunan dewan komisaris dan dewan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Pemegang saham perusahaan mengangkat Muhammad Rachmat Kaimuddin menjadi Presiden Komisaris, setelah sebelumnya menduduki posisi Wakil Presiden Komisaris. Selanjutnya, dikutip Antara, Edi Permadi diangkat menjadi Komisaris.

Adapun, perubahan anggota dewan komisaris untuk periode selesainya transaksi divestasi sampai dengan RUPST 2027, sebagai berikut :

Presiden Komisaris : Muhammad Rachmat Kaimuddin

Wakil Presiden Komisaris : Emily Olson

Komisaris : Fabio Ferraz​​​​​​​

Komisaris : Kristina Litzinger​​​​​​​

Komisaris : M. Jasman Panjaitan

Komisaris : Edi Permadi

Komisaris : Yusuke Niwa

Komisaris Independen : Rudiantara

Komisaris Independen : Raden Sukhyar*

Komisaris Independen : Marita Alisjahban​​​​​​​

Dalam RUPST, perseroan juga melakukan perubahan susunan dewan direksi, untuk jangka waktu selesainya transaksi divestasi sampai dengan RUPST 2027, menjadi sebagai berikut :

Presiden Direktur & Chief Executive Officer : Febriany Eddy

Wakil Presiden Direktur & Chief Operation and Infrastructure Officer : Abu Ashar

Direktur & Chief Human Capital Officer : Adriansyah Chaniago​​​​​​​

Direktur & Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer : Bernardus Irmanto

Direktur Independen & Chief Financial Officer : Rizky Andhika Putra

Direktur Independen & Chief Project Officer : Muhammad Asril

Direktur Independen & Chief Strategy and Technical Officer : Luke Mahoney

Sesuai dengan rekomendasi dewan direksi dan dewan komisaris dalam RUPST, pemegang saham menyetujui bahwa tidak ada dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham untuk tahun keuangan 2023.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru