ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Jelang Forum NATO, Trump Sebut Jerman "Tawanan" Rusia

Rabu , 11 Juli 2018 | 19:44
Jelang Forum NATO, Trump Sebut Jerman
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Net)
POPULER

BRUSSEL, ARAHKITA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (11/7/2018) menuding Jerman menjadi "tawanan" Rusia saat pemimpin negara anggota pakta pertahanan NATO akan berkumpul di Brussel.

Trump mengatakan kepada Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg bahwa Jerman bersalah saat mendukung pembangunan pipa gas Laut Baltik senilai 11 miliar dolar AS untuk mengimpor energi dari Rusia, sementara pada saat bersamaan lambat dalam memenuhi sasaran belanja pertahanan untuk NATO, yang bertujuan melindungi Eropa dari Rusia.

"Kami seharusnya melindungi diri dari Rusia, tapi Jerman justru membayar miliaran dolar AS setiap tahun kepada Rusia," kata Trump di depan wartawan dalam pertemuan pra-puncak di kediaman duta besar Amerika Serikat untuk Belgia.

Tanggapan Trump bahwa "Jerman sepenuhnya dikuasai Rusia" kemudian memicu balasan keras dari Kanselir Jerman Angela Merkel saat dia tiba di Brussel.

"Saya mengalami sendiri bagaimana sebagian dari Jerman dikuasai oleh Uni Soviet," kata Merkel tentang masa mudanya, yang dihabiskan di Jerman Timur.

"Saya bangga karena hari ini Jerman bersatu dalam kebebasan dan karena itu, kami bisa mengatakan bahwa kami mampu mengatur kebijakan dan keputusan mandiri," kata Merkel.

Beberapa data yang diungkap Trump terkait ketergantungan energi Jerman terhadap pasokan dari Rusia salah. Dia mengatakan bahwa konsumsi energi asal Rusia di Jerman mencapai 70 persen, meski faktanya hanya 20 persen.

Selain itu, Trump juga mengatakan bahwa proyek pipa gas Nord Stream telah dibiayai dari anggaran negara, sementara Merkel membantahnya karena proyek tersebut dibiayai oleh swasta.

Selain menentang kebijakan Jerman, yang dinilai menguntungkan Rusia, Trump juga mengecam negara itu karena tidak memberi iuran cukup untuk anggaran pertahanan NATO.

Trump mengatakan bahwa penutupan pembangkit listrik batu bara dan nuklir di Jerman dengan alasan lingkungan telah membuat negara tersebut semakin bergantung dengan pasokan gas Rusia.

"Kami melindungi Jerman, kami melindungi Prancis, kami melindungi semua negara ini. Tapi negara-negara itu justru kemudian bersepakat dengan Rusia dan membayar milyaran dolar kepada Rusia. Ini tidak benar," kata Trump sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.

"Jerman telah menjadi tawanan Rusia. Mereka menutup pembangkit batu bara dan nuklir, lalu mendapatkan banyak pasokan minyak dan gas dari Rusia," kata dia.

Setelah menjalani pertemuan puncak dengan pemimpin NATO selama dua hari di Brussel, Trump akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki pada Senin

Editor : Farida Denura
KOMENTAR