ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | SCHOLAE

Selama Empat Hari, TJD Kemendes Salurkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp8,1 Miliar

Rabu , 13 Juni 2018 | 18:03
Selama Empat Hari, TJD Kemendes Salurkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp8,1 Miliar
TJD Kemendes di Sumbar hari ini berakhir di Kabupaten Limapuluh Kota. Ketua TJD Kemendes di Sumbar H Febby Dt Bangso, Selasa 12/6/2018 (Foto: Media Center-TJDKemendes)

LIMAPULUH KOTA, ARAHKITA.COM - Selama empat hari Tim Jelajah Desa (TJD) Kemendes, Silaturahmi ke Nagari Ramadan Berbagi dilaksanakan, masyarakat sepanjang rute perjalanan tersebut mendapat sumbangan dana desa yang diserahkan langsung tim Kemendes yang dikoordinir Staf Khusus Mendesa PDTT, H Febby Dt Bangso. Hingga hari keempat total dana desa yang dikucurkan sebesar Rp8,1 miliar.

TJD Kemendes yang sejak Sabtu (9/6/2018) memulai perjalanan di Padang, Padangpariaman, Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Bukittinggi dan berakhir di Kabupaten Limapuluh Kota pada Selasa (12/9/2018

Setiap daerah yang dilalui dan disinggahi, tim melakukan dialog dengan tenaga ahli desa, pendamping desa dan pendamping lokal desa serta perangkat nagari dan pengelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag)

“Banyak hal berkembang dalam dialog, banyak masukan yang diterima dan banyak harapan yang didapatkan oleh para pendamping desa dari Ketua Tim Jelajah Desa H Febby Datuk Bangso.

Sebaliknya, politisi muda Sumatera Barat tersebut juga mendapatkan banyak masukan, terutama dari masyarakat, terkait dengan upaya percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujar Koordinator Media Center TJD Kemendes di Sumbar Firdaus Abi merangkum pejelajahan selama empat hari sambil istirahat minum kopi, di Payakumbuh, Selasa (12/6/2018) malam.

Datuk Febby pada kesempatan tersebut mengungkapkan dari pengakuan masyarakat, banyak keuntungan yang didapatkan dari pendistribusian dana desa, maupun kehadiran BUMNag.

“Sejumlah BUMNag di Sumbar sudah mulai menghasilkan bahkan mampu memberi income ke Nagari,”ujar Febby.

Ketua Forum BUMDes Indonesia mengatakan TJD Kemendes di Sumbar juga memberikan sejumlah ilustrasi dimana banyak daerah atau nagari yang bisa terbuka dan saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.

“Seperti di Nagari Katiagan, misalnya. Nagari ini berjarak sekitar 120 KM dari Simpang Ampek. Perjalanan yang diperkirakan sekitar dua jam tersebut, menempuh rute yang berat karena hanya bisa ditempuh kendaraan bergardan ganda. Dulu untuk menghubungkan Jorong Katiagan dan Jorong Mandiangin butuh waktu sehari, biaya Rp 200 ribu sekali jalan. Tapi ada dana desa, nagari membangun jembatan yang beri kemudahan akses san biaya tranpsor ke masyarakat di Katiagan,”ungkap Febby.

Sebelum agenda Jelajah Desa berakhir, Datuk Febby didampingi Rafdinal dan Conrita Ermanto, keduanya Direktur di Kemendes PDTT, menyerahkan bantuan untuk seluruh nagari dan BUMNag yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Bantuan ini diberikan untuk mendorong percepatan pembangunan di desa sehingga memperkuat bangsa,”ujar Febby.

Dan selama empat hari perjalanan, rombongan mendistribusikan bantuan dengan total senilai Rp8,1 miliar. Total bantuan tersebut terdiri dari bantuan penguatan modal BUMNag bantuan Usaha Ekonomi Masyarakat, budidaya kelapa, sepeda motor trail, pondok pesantren, penguatan untuk penelitian peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang.

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR